Matthew Hully mengumumkan kepindahannya dari Farfetch setelah 4,5 tahun menjabat sebagai Director of CRM & Loyalty, sebuah pernyataan yang menandai perubahan pada strategi CRM Farfetch menjelang 2026. Dalam unggahan di LinkedIn, Hully merefleksikan pengalaman selama berkecimpung di platform mode mewah tersebut dan menyampaikan terima kasih kepada sejumlah rekan kerja.

Hully menyatakan bahwa periode tersebut diwarnai pasang surut, namun ia bangga ikut berkontribusi pada pemulihan perusahaan setelah tekanan finansial pada kuartal keempat 2023. Ia juga menyebut dukungan dari Coupang pada 2024 dan optimisme bahwa perusahaan kini kembali berfokus pada pertumbuhan di 2026.
Ucapan terima kasih dan pengakuan kepada tim
Dalam pesannya, Hully memberi penghargaan kepada individu dan tim yang bekerja dengannya. Ia menulis, “There have seen some incredible highs and some pretty tough periods to boot! I’m very glad that I could play a small part in the recovery of the business after the financial distress of Q4 2023. Thanks to Coupang for the stability they brought during 2024, and it’s great that the business is now back focused on growth in 2026.”
Selain itu, Hully menyoroti nilai hubungan antarpribadi dalam bisnis dan memberi pengakuan khusus kepada mereka yang berperan dalam perjalanannya di perusahaan. Ia menuliskan, “As a believer that all businesses fundamentally are built on the power of human relationships, thanks to team members and colleagues both past and present – from Jessica Nesbitt who brought me in to Erwan Jacob who is the most calm, level headed leader you could wish to meet. To the fantastic global team in CRM, Loyalty & Analytics, its been a privilege to see you guys grow professionally – and you’re in great hands with Ruby Burton, George Williams and Tomás Lagoá Iglésias. And to Janine Oliveira Lagoute and Bernardo Abreu in the Portugal Product team – you’ve been there right from the very start and we’ve accomplished a lot together.”
Migrasi ke MoEngage dan rencana ke depan
Salah satu bagian penting dari unggahan Hully adalah pengumuman bahwa Farfetch sedang menyelesaikan migrasi ke platform MoEngage. Menurut Hully, langkah ini akan membuka kemampuan baru dalam pemanfaatan data pelanggan. Ia menuliskan, “There is never a perfect time to leave a job, and I’m not sure my wardrobe has improved as much as I hoped when I first joined, but on a more serious note it’s great that we’re just completing the final steps of our migration to MoEngage which I know will be game changing for Farfetch over these coming months and years. Properly leveraging data, the heralded single customer view, dynamic targeting and AI powered – that’s the future for sure. Next month I start a completely new exciting adventure, out of my 20 year retail comfort zone which is the best place to be to learn and grow, but more on that later.”
Hully menyiratkan bahwa teknologi seperti single customer view, penargetan dinamis, dan solusi yang digerakkan AI akan menjadi pilar penting bagi strategi CRM di masa depan. Ia juga mengungkapkan rencananya memulai tantangan baru di luar zona nyaman ritel yang telah dijalaninya selama dua dekade.
CRM dan loyalty pada panggung inovasi ritel
Pergeseran kepemimpinan di tingkat CRM Farfetch datang di saat perhatian terhadap CRM dan loyalty makin meningkat di ranah inovasi teknologi ritel. CRM dan loyalty dijadwalkan menjadi area fokus utama pada acara penghargaan RTIH Innovation Awards 2026, yang kini membuka pendaftaran. Acara tersebut bertujuan merayakan inovasi teknologi ritel global di era omnichannel dan akan mengumumkan pemenang pada upacara yang dijadwalkan berlangsung di The HAC, Central London, pada Rabu, 4 November 2026.
Pengalaman dari penyelenggaraan sebelumnya juga disinggung, termasuk pertemuan tahun 2025 yang menampilkan jamuan dan seremoni penghargaan di The HAC pada 16 Oktober, dengan sambutan dari penyelenggara dan pengakuan terhadap peningkatan jumlah peserta dan kualitas pengiriman inovasi. Pernyataan dari penyelenggara menyatakan bahwa tahun-tahun terakhir menunjukkan perkembangan signifikan dalam jumlah peserta dan venue acara.
Kepergian Hully menutup babak 4,5 tahun di Farfetch dengan sejumlah proyek strategis yang tengah berjalan, terutama migrasi teknologi yang disebutnya akan berdampak besar. Dengan perpindahan kepemimpinan di peran CRM & Loyalty, fokus perusahaan pada pemanfaatan data dan kemampuan AI tetap menjadi poin utama yang akan menentukan langkah Farfetch ke depan.

