Leena Chandavarkar Ingat Tolak Lamaran Kishore Kumar

Ilustrasi leena chandavarkar untuk artikel Leena Chandavarkar Ingat Tolak Lamaran Kishore Kumar

Leena Chandavarkar mengenang momen tak terduga ketika penyanyi-legenda Kishore Kumar melamarnya pada pertemuan pertama mereka. Kenangan itu ia bagi saat tampil di sebuah episode acara musik, ditemani putranya, Sumit Kumar. Saat berbincang dengan pembawa acara Aditya Narayan, Leena kembali mengingat percakapan yang berujung pada tawaran menikah dan bagaimana ia menanggapinya. Peristiwa itu menurutnya menjadi salah satu kenangan manis yang selalu ia ingat.

Pertemuan pertama yang berujung lamaran

Leena menceritakan bahwa awal perkenalan terjadi ketika sopir Kishore, Abdul, datang ke rumahnya membawa pesan agar ia menghubungi Kishore. Dari situ Leena mengunjungi bungalow penyanyi itu, dan dalam pertemuan itu Kishore banyak bercerita tentang film. Dalam pembicaraan itu Kishore menyampaikan rencananya untuk memerankan Leena dalam sebuah film berperan baik, lalu tiba-tiba menyinggung soal masa depan. Ketika Leena mengatakan bahwa ia mungkin akan menikah suatu hari nanti, Kishore langsung menyela dengan, “Toh mera proposal sabse pehle.” Pernyataan itu mengejutkan Leena.

Penolakan yang santai dan kelakar keduanya

Respons Leena terhadap lamaran mendadak itu berbalut candaan. Ia menanggapi dengan nada bercanda, bertanya, “Nahi nahi… jiske saath aap film karte ho aap shaadi karte ho?” Leena lalu mengingat bahwa Kishore telah menikah sebelumnya, sehingga tawaran menikah pada saat itu terasa tidak tepat baginya. Dalam penjelasannya, Leena menyebutkan bagian percakapan yang lain dengan kutipan singkat, ‘sabke sath nahi’, yang merujuk pada riwayat pernikahan Kishore. Ia lalu mengulang bagaimana Kishore menertawakan momen itu dan mengatakan, ‘accha baba cancel kar do, shaadi cancel.’ Seperti yang Leena ceritakan, Kishore justru menertawakan keadaan dan langsung mengatakan, “Accha baba, cancel kar do… shaadi cancel.” Leena juga mengenang bagaimana pertemuan itu mengubah suasana hatinya. Saat ia sedang menjalani masa sulit, pertemuan dengan Kishore memberikan warna baru dan membantu mengubah pandangannya tentang kehidupan dan pekerjaan.

Jejak pernikahan Kishore Kumar

Selain menceritakan momen lamaran, Leena turut menyinggung riwayat pernikahan Kishore Kumar sebagaimana ia pahami. Kishore pertama kali menikah dengan Ruma Guha Thakurta pada 1951 dan dikaruniai seorang putra, Amit Kumar. Setelah berpisah, ia menikah dengan Madhubala pada 1960 dan tetap bersamanya hingga kematian Madhubala pada 1969 setelah perjuangan panjang melawan kelainan jantung bawaan. Kishore kemudian menikah dengan Yogita Bali pada 1976, tetapi pernikahan itu berakhir dalam kurun sekitar dua tahun. Pada 1980, Kishore Kumar menikah dengan Leena Chandavarkar; pasangan ini bertahan hingga kematian Kishore pada 1987 dan memiliki seorang putra, Sumit Kumar. Leena hadir di program itu bersama Sumit Kumar dan berbicara dengan pembawa acara Aditya Narayan, yang menjadi pengantar untuk sejumlah kenangan pribadi dan cerita seputar hubungan profesional serta personalnya dengan Kishore. Kenangan tentang lamaran yang tak terduga ini menonjol bukan hanya karena isinya, tetapi juga karena cara kedua tokoh itu menanggapinya—dengan candaan dan tawa—sehingga peristiwa tersebut menjadi bagian dari cerita kehidupan yang terus dikenang oleh Leena. Mereka berdua, menurut ceritanya, memilih menjadikan momen itu sebagai anekdot ringan daripada hal yang membebani hati.