Anggota Komisi IX DPR RI dan tim dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Makassar melakukan kunjungan inspeksi ke Pasar Maricayya. Kegiatan ini dilakukan guna memastikan keamanan pangan dan mendorong peningkatan mutu produk lokal yang beredar di masyarakat. Pengawasan yang cermat di pasar tradisional ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi risiko yang dapat memengaruhi kesehatan masyarakat secara umum.
Tujuan Kunjungan ke Pasar Maricayya
Kunjungan yang dipimpin oleh Ashabul Kahfi dari Komisi IX DPR RI bersama Kepala BBPOM Makassar, Yosef Dwi, merupakan tindak lanjut dari program pemerintah dalam pengawasan obat dan makanan. Tujuannya, untuk memastikan bahwa produk yang dijual tidak mengandung zat-zat berbahaya yang dapat membahayakan kesehatan konsumen. Selain itu, kunjungan ini menjadi momentum penting dalam meningkatkan kesadaran para pedagang akan pentingnya kualitas dan keamanan produk yang mereka tawarkan.
Pentingnya Keamanan Pangan dalam Kehidupan Sehari-hari
Keamanan pangan memiliki peran krusial dalam menjaga kesehatan masyarakat. Produk yang tercemar atau mengandung bahan kimia berbahaya dapat menyebabkan berbagai penyakit. Oleh karena itu, pengawasan rutin di pasar tradisional hingga modern menjadi agenda penting bagi lembaga seperti BBPOM. Mereka berkomitmen untuk melindungi konsumen melalui pemantauan ketat dan edukasi kepada para pelaku usaha, agar selalu mematuhi standar kesehatan yang telah ditetapkan.
Dampak Pelanggaran Keamanan Pangan
Pelaporan dan pengawasan keamanan pangan yang kurang optimal dapat berbahaya. Pasalnya, makanan yang tidak memenuhi standar keamanan dapat menyebabkan keracunan dan berbagai penyakit lainnya. Selain itu, ketidakpercayaan terhadap produk lokal dapat meningkat, yang pada akhirnya dapat merugikan perekonomian. Oleh karena itu, edukasi dan pengawasan yang ketat sangat diperlukan untuk memastikan bahwa semua produk aman untuk dikonsumsi.
Inisiatif Peningkatan Standar Keamanan
Kegiatan inspeksi ini juga menjadi kesempatan bagi BBPOM dan anggota DPR RI untuk berdialog langsung dengan pedagang. Mereka memanfaatkan momen ini untuk memberikan sosialisasi tentang bahan makanan mana yang terlarang dan pentingnya menjaga kebersihan serta keamanan produk. Dengan demikian, diharapkan para pedagang dapat pengetahuan lebih baik dan berkomitmen untuk meningkatkan kualitas barang yang dijual, sehingga memenuhi standar kesehatan yang berlaku.
Peran Masyarakat dalam Pengawasan Pangan
Selain lembaga pemerintah, masyarakat juga memiliki peran penting dalam mengawasi keamanan pangan. Konsumen diharapkan lebih kritis dalam memilih barang yang dibeli dan tidak ragu untuk melaporkan bila menemukan kejanggalan atau produk yang dirasa tidak aman. Partisipasi aktif konsumen bisa menjadi dorongan tambahan bagi para pelaku usaha untuk terus mempertahankan standar kualitas produk mereka.
Kesimpulan
Kunjungan Komisi IX DPR RI dan BBPOM ke Pasar Maricayya merupakan langkah strategis dalam memastikan keamanan pangan di Indonesia, khususnya di wilayah Makassar. Dengan kolaborasi antara pemerintah, pedagang, dan masyarakat, kualitas produk lokal dapat terus ditingkatkan, menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan aman bagi semua. Keberlangsungan pengawasan dan edukasi akan menjadi kunci untuk meminimalkan risiko kesehatan dan membangun kepercayaan konsumen terhadap produk lokal.

